JAKARTA — Kegiatan Gerakan Pramuka selalu melibatkan semua unsur secara proporsional. Bagi mereka yang punya kekhususan, tentu perlu sebuah cara dan metode yang berbeda untuk pembinaannya.
Dalam Karang Pamitran Nasional (KPN) Tahun 2023 ini, terdapat satu distrik yang diberi nama Distrik Istimewa. Di sana dikumpulkan seluruh Pembina untuk Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK).
Satu agenda yang diselenggarakan dalam Distrik Istimewa ini adalah Seminar di Alam Terbuka, Rabu (05/07/2023) dengan materi khusus untuk konsultasi terkait dengan pembinaan PBK dengan narasumber Kak Laiyin Nento, Andalan Nasional.
Mengawali materi yang disampaikan, Kak Laiyi mengingatkan agar para Pembina PBK selalu melakukan konsultasi dalam setiap kegiatan Pramuka. Hal ini sangat penting agar latihan bisa aman, nyaman, dan menyenangkan.
Menurutnya, prioritas gerakan Pramuka adalah bagaimana kepramukaan itu dampaknya dirasakan secara luas oleh masyarakat. Terlebih lagi bagi mereka yang berkebutuhan khusus.
Kak Laiyin juga menyampaikan beberapa aturan yang telah dikeluarkan oleh Gerakan Pramuka antara lain Petunjuk Pelaksanaan untuk menjaga Pramuka aman dan menyenangkan. Yaitu Peraturan Perlindungan Anggota Gerakan Pramuka dengan merujuk pada apa yang telah dilakukan oleh Wolrd Organization of the Scout Movement (WOSM).
Melalui seminar ini, peserta diarahkan untuk membuat rekomendasi-rekomendasi yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan kepramukaan bagi anggota PBK selanjutnya.
__
Pewarta : Yunaidi
Editor : Media Center KPN 2203
