JAYAWIJAYA — Jelang Karang Pamitran Nasional (KPN) 2023, Kwartir Cabang (kwarcab) dan Kwartir Daerah (kwarda) tentuk sibuk. Ada yang mengirimkan peserta, ada yang tidak karena terbentur dana. Namun, Kwarcab Jayawijaya, yang letaknya di antara pegunungan ini siap mengirimkan peserta.
Wakil Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan tingkat Cabang (Ka Pusdiklatcab) Jayawijaya, Kak Monika Wally mengatakan bahwa pihaknya sudah mengisi data dan membayar fee KPN 2023.
Kabar terakhir, 31 Mei 2023, jumlah peserta yang akan dikirimkan ada 6 orang: 4 putri dan 2 putra. Mereka sudah empat kali berkumpul dalam rangka persiapan KPN 2023.
“Kami, dananya dari pribadi. Saya mewakili kapusdiklatcab untuk mengikuti pertemuan kapusdilatcab se Indonesia di KPN. Peserta yang lain, dananya dibantu oleh Gudep,” jelas Kak Monik, panggilan dari Monika Wally.
“Nanti kan sepulang KPN 2023, ilmu dan keterampilannya dapat diterapkan ke gudep masing-masing,” imbuhnya.
Mereka akan berangkat dari Wamena ke Jayapura pada tanggal 1 Juli 2023. Lalu menuju Jakarta, esok harinya, 2 Juli 2023. Biaya tiket pesawat berkisar 8 juta, bahkan bisa lebih. Belum lagi biaya penginapan dan konsumsi sebelum dan setelah KPN 2023. Namun, mereka semangat untuk hadir. Karena mereka yakin mendapatkan sesuatu yang baru di KPN 2023.
“Saya berharap peserta dari Jayawijaya ini kelak menjadi Pembina yang bisa diandalkan di Gudepnya. Pembina yang terampil dan dipercaya,” kata Kak Monik yang pernah mengikuti KPN 2013 dan KPN 2018.
Niat yang baik dan usaha keras untuk hadir di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur patut diancungi jempol. Semoga harapan mereka tercapai.
Berikut peserta KPN 2023 dari Kwarcab Jayawijaya: Monika Wally,S.Pd.M.Pd., Barselina Buiney.S.Pd., Elsa D Uduas,S.Pd., Robert Ayer,S.Pd., Bunga Cendana, S.Pd., dan Yostina Faubun,S.Pd.
___
Pewarta: Fitri Hariyadiningsih
