JAKARTA — Distrik Istimewa di Karang Pamitran Nasional (KPN) tahun 2023 melaksanakan kegiatan Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) siap merajut persatuan dalam keberagaman.
Kegiatan digelar di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur pada Selasa (04/07/2023). Turut hadir sebagai pemateri di Distrik Istimewa PBK, Kak Kardiman, Kak Desi, Kak Handri, Kak Dariman, dan Kak Eko.
Dalam kegiatan tersebut disimpulkan bahwa materi yang diberikan kepada peserta didik PBK bisa tidak sama seperti peserta didik pada umumnya. Jadi, Pembina PBK harus paham materi mana yang tepat untuk mereka, tidak dapat dilihat dari usianya.
Sebab peserta didik PBK tidak bisa disamakan dengan tingkatan usia Pramuka biasa. Tetapi harus disesuaikan dengan kecerdasan. Bisa saja usia 20 tahun adakalanya dia tidak bisa diberikan materi penegak.
“Kalau perlu diberikan materi penggalang atau siaga. Bisa saja pembina memberikan materi siaga terhadap anak berkebutuhan khusus terutama Grahita,” ungkap pemateri.
Penggolongan anak berkebutuhan khusus bagi anggota Pramuka ditentukan oleh tingkat kemampuan dari anak yang diketahui oleh pembinanya. Anak usia Penggalang yang intelegensinya rendah, bisa diberikan materi Siaga.
Jika anak itu usia bertambah hingga usia penegak, mau materinya tetap atau dinaikkan, Pembina yang mengetahui kemajuannya. Anak usia golongan penegak tetapi materinya diberikan usia penggalang itu bisa terjadi juga di PBK.
Urutan acara penegak tetap dibacakan sandi Ambalan sebelum kegiatan dimulai. Untuk pencapaian SKU mengujinya adalah pembina, dan pembina lah yang tahu akan pengetahuan dari peserta didik tersebut.
“Kalau pencapaian Pramuka Garuda bagi PBK itu hak anak dilihat dari TKK dan TKU. Itu perlu dapat perhatian dari pembina,” terang Pemateri.
Kegiatan Pramuka lebih banyak mengenal TKU. Mereka harus tahu dan mengenal tanda yang dipakai masing-masing peserta didik. Makanya kita perkenalkan tanda yang benar.
Dengan sendirinya mereka akan tahu mana TKU dan TKK yang sudah diajarkan kepada mereka. Semua peserta bersemangat karena saat materi diberikan dengan game tepuk dan lagu.
___
Pewarta: Yunaidi S.
